Aceh Tamiang, 16 Januari 2026
Instalasi Farmasi RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang mulai pulih dan kembali menjalankan aktivitas secara bertahap pascabencana banjir yang sebelumnya melumpuhkan operasional akibat genangan lumpur tebal. Setelah hampir dua bulan, instalasi farmasi kini sudah dapat difungsikan kembali dengan penyesuaian kondisi lapangan.
Kepala Instalasi Farmasi RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, Puput Mayasari, menjelaskan bahwa proses pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan keterbatasan sumber daya manusia serta kondisi sarana dan prasarana.
“Awal bencana, kondisi instalasi farmasi benar-benar penuh lumpur. Banyak yang sudah melihat di media sosial bagaimana situasi kami saat itu. Alhamdulillah, setelah hampir dua bulan pasca bencana dan sekitar dua minggu sejak akhir Desember, kami sudah mulai bisa beraktivitas kembali di sini,” ujar Puput.
Saat ini, instalasi farmasi masih difungsikan sebagai gudang penyimpanan obat. Sementara itu, pelayanan farmasi untuk IGD dan rawat jalan masih dilakukan di gedung terpisah, sedangkan pelayanan rawat inap telah mulai berjalan dengan sistem yang disesuaikan.
“Kami menyusun obat-obatan secara bertahap sesuai bentuk sediaan dan tata cara penyimpanan yang berlaku. Jika nanti sudah tertata rapi dan aman, seluruh pelayanan farmasi baik rawat jalan maupun rawat inap akan kami pindahkan ke gedung ini,” tambahnya.
Puput menyampaikan optimisme bahwa Instalasi Farmasi RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang dapat kembali beroperasi normal seiring dukungan berbagai pihak dalam proses pemulihan layanan kesehatan pascabencana.
Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI.Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui hotline 1500-567, SMS 081281562620, atau email [email protected]. (DJ/SK)
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik
Aji Muhawarman, ST, MKM