Yogyakarta, 29 November 2025
Kementerian Kesehatan RI melakukan skrining aktif Tuberkulosis (TBC) bagi 2.000 pelaku wisata di kawasan Malioboro dan Keraton Yogyakarta. Kegiatan ini juga diikuti investigasi kontak keluarga pasien TBC untuk memperkuat pengendalian penularan di DIY.
Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang memungkinkan pelaksanaan skrining berbasis laboratorium di dua pusat wisata tersibuk tersebut.
“Malioboro dan Keraton merupakan pusat interaksi wisatawan dengan pergerakan hingga 15 juta pengunjung per tahun. Skrining berbasis laboratorium seperti hari ini memiliki dampak strategis terhadap pengendalian penularan,” kata Wamenkes.
TBC masih menjadi tantangan kesehatan di DIY. Penemuan kasus baru mencapai 65%, dengan 93% pasien memulai pengobatan dan tingkat keberhasilan 79%. Cakupan Terapi Pencegahan TBC (TPT) baru 22%, dan investigasi kontak 53%.
Di Kota Yogyakarta, penemuan kasus telah 100%, dengan 93% memulai pengobatan dan keberhasilan 73%. Cakupan TPT 34%, investigasi kontak 49%.
Kegiatan ini mendukung Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto, terutama percepatan penurunan TBC, perluasan layanan kesehatan gratis, dan penguatan jejaring laboratorium.
Pada kesempatan yang sama, Kemenkes meluncurkan Model ACF Tuberkulosis Berbasis Laboratorium, yang dapat direplikasi di daerah lain dengan mobilitas tinggi.
“Saya berharap model ini menjadi contoh praktik baik yang dapat diterapkan di daerah lain, khususnya di kawasan wisata dan wilayah dengan mobilitas tinggi,” tambah Wamenkes.
Kemenkes berkomitmen memperluas skrining aktif, meningkatkan cakupan TPT, memperkuat surveilans komunitas, dan mengintegrasikan layanan TBC dalam transformasi layanan primer.
Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI.Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui hotline 1500-567, SMS 081281562620, atau email [email protected]. (DJ/SK)
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik
Aji Muhawarman, ST, MKM