Generasi Sehat, Masa Depan Hebat

Generasi Sehat, Masa Depan Hebat

Perkuat Kerja Sama Bilateral, UEA Siapkan Dukungan Pasokan Medis untuk RS Kardiologi Solo

135

Surakarta, 29 Januari 2025

RS Kardiologi Emirates-Indonesia resmi ditetapkan sebagai pusat unggulan penanganan penyakit jantung dengan dukungan teknologi medis berstandar internasional. Selain penguatan fasilitas fisik, peningkatan kapasitas tenaga medis melalui sistem pengampuan menjadi fokus utama guna menjamin mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menginstruksikan agar rumah sakit tersebut mengoptimalkan pemanfaatan perangkat medis canggih yang telah tersedia untuk mendukung tindakan medis tingkat lanjut.

“Kompleks tetapi tradisional? Tidak. Saya ingin ditingkatkan menjadi kompleks tetapi canggih (complex but advanced), karena perangkatnya sudah sangat baik,” tegas Menkes Budi Gunadi.

Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito selaku rumah sakit pengampu, Eniarti, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah melaksanakan program pendampingan.

“Kami dari RSUP Dr. Sardjito melaksanakan pengampuan selama lima tahun. Targetnya adalah memastikan kesiapan sumber daya manusia sehingga proses alih pengetahuan (transfer of knowledge) dapat berjalan optimal dalam pelayanan jantung,” ujar Eniarti.

Dukungan terhadap keberlanjutan operasional rumah sakit juga disampaikan oleh Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Republik Indonesia, Y.M. Abdulla Salem AlDhaheri.

“UEA senantiasa siap memberikan dukungan kepada bangsa sahabat kami, Republik Indonesia,” tuturnya.

Saat ini, Pemerintah UEA tengah mengkaji pemberian dukungan tambahan berupa pasokan kebutuhan medis guna menjamin operasional rumah sakit yang profesional dan berkelanjutan.

Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto, menegaskan pentingnya keberadaan fasilitas ini dalam mempercepat penanganan kasus kegawatdaruratan jantung di wilayah Surakarta.

“Keberadaan rumah sakit ini sangat krusial, mengingat penanganan serangan jantung membutuhkan respons cepat dalam kurun waktu dua hingga enam jam,” tegas Respati.

Melalui kolaborasi antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Surakarta, serta dukungan Pemerintah Uni Emirat Arab, RS Kardiologi Emirates-Indonesia diproyeksikan mampu memangkas rantai rujukan pelayanan jantung yang selama ini relatif panjang.

Fasilitas ini diharapkan menjadi model transformasi layanan rujukan kardiovaskular di daerah dengan tetap mengedepankan mutu pelayanan yang setara dengan standar internasional.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui layanan Halo Kemenkes di hotline 1500-567 atau surel [email protected]. (PCK/HY)

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik

Aji Muhawarman, S.T., M.K.M.

Artikel Sebelumnya
Skrining Kanker Leher Rahim Terintegrasi Program CKG, Pemerintah Perluas Akses DNA HPV dan Self-Sampling
Artikel Selanjutnya
Akses Kesehatan Jantung di Solo Makin Mudah, RS Kardiologi Emirates-Indonesia Siap Layani Pasien BPJS Kesehatan

RILIS KEMENTERIAN KESEHATAN


KALENDER KEGIATAN

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-5 Kav. 4-9
Jakarta Selatan 12950
Indonesia

IKUTI KAMI:

© 2026