Aceh Tamiang, 3 Januari 2026
Pemulihan layanan kesehatan di RSUD Muda Sedia, Kabupaten Aceh Tamiang, terus menunjukkan perkembangan positif pascabanjir yang melanda wilayah tersebut. Sejumlah layanan esensial, khususnya layanan bedah dan kebidanan, telah kembali beroperasi untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Pada 27 Desember 2025, instalasi bedah RSUD Muda Sedia berhasil melaksanakan enam tindakan operasi yang sebelumnya sempat tertunda akibat dampak bencana. Tindakan tersebut meliputi operasi sectio caesarea, kuretase, serta operasi bedah umum.
Dokter Anestesi RSUD Muda Sedia, dr. Kulsum, menyampaikan bahwa seluruh tindakan operasi tersebut berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah, pada 27 Desember instalasi bedah RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang berhasil melaksanakan enam operasi, terdiri dari sectio caesarea, kuretase, dan bedah umum. Seluruh prosedur berjalan lancar,” ujar dr. Kulsum.
Layanan kebidanan juga kembali berjalan optimal. Salah satu relawan medis, dr. Muhammad Luthfiyanto, PPDS Obstetri dan Ginekologi, menjelaskan bahwa salah satu pasien persalinan telah melahirkan dengan kondisi ibu dan bayi yang sehat.
“Kondisi ibu dalam keadaan baik. Bayi perempuan lahir dengan berat 3.000 gram, menangis spontan, dan direncanakan menjalani rawat gabung di ruangan,” jelasnya.
Hal serupa disampaikan oleh dr. Fitria Aini, PPDS Obstetri dan Ginekologi, yang turut bertugas di instalasi bedah RSUD Muda Sedia. Ia menyebutkan bahwa seluruh pasien yang menjalani tindakan sectio caesarea dan kuretase berada dalam kondisi stabil.
“Kami membantu tindakan sectio caesarea dan kuretase. Alhamdulillah seluruh pasien dalam keadaan baik dan saat ini sudah menjalani rawat gabung bersama bayi,” ungkap dr. Fitria.
Pemulihan layanan kesehatan di RSUD Muda Sedia terus dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan layanan esensial yang tidak dapat ditunda. Kehadiran tenaga kesehatan relawan turut memperkuat keberlangsungan pelayanan medis bagi masyarakat Aceh Tamiang pascabencana.
Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui hotline 1500-567, SMS 0812-8156-2620, atau email [email protected]. (BM/SK)
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik
Aji Muhawarman, ST, MKM